Buah Pisang, Si Kuning Manis yang Kaya Nutrisi Dan Vitamin

Siapa yang tidak kenal pisang? Rasa yang lezat dan harga yang terjangkau membuat buah ini menjadi favorit banyak orang. Jangan hanya memakan buahnya. Temukan juga manfaat kesehatan tubuh Anda. Inilah beberapa manfaat pisang yang harus Anda ketahui.

Manfaat pisang yang tak terhitung jumlahnya untuk kesehatan

1. Baik untuk pencernaan

Jika Anda pernah mendengar istilah flu perut atau keracunan makanan yang dialami, pisang adalah cara untuk menenangkan masalah perut Anda. Karena tekstur pisang yang lembut, makanan ini mudah melewati saluran pencernaan.

Kandungan kalium juga secara efektif dapat membantu menggantikan kandungan elektrolit yang hilang dari tubuh Anda. Tidak hanya itu, kandungan serat dalam buah ini juga membantu meningkatkan kepadatan tinja dan meredakan diare.

Buah Pisang, Si Kuning Manis yang Kaya Nutrisi Dan Vitamin

Manfaat lain dari pisang untuk pencernaan adalah untuk meringankan masalah mual pagi hari pada wanita hamil. Karena buah yang satu ini kaya akan vitamin B6. Vitamin B6 direkomendasikan untuk dikonsumsi selama kehamilan untuk mengurangi masalah mual dan muntah.

2. Menurunkan tekanan darah

Selain membantu menggantikan elektrolit yang hilang dari tubuh, kandungan kalium dalam pisang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan bahwa pasien dengan hipertensi mengkonsumsi makanan kalium tinggi untuk membantu menurunkan tekanan darah. Ini karena potasium berperan dalam menurunkan tekanan darah dengan menurunkan kadar natrium dalam tubuh.

Namun, manfaat pisang pada ini tidak akan bekerja secara efektif jika Anda tidak memotong makanan tinggi garam dan lemak. Jadi selain mengonsumsi buah ini, Anda juga harus mengikuti diet sehat yang kaya nutrisi.

3. Mengurangi risiko stroke

Bahkan, kalium dalam buah ini juga dapat membantu mengurangi risiko stroke. Terutama bagi wanita yang lebih tua yang telah mengalami menopause.

Ini telah berhasil dibuktikan oleh sebuah penelitian. Studi itu menemukan bahwa wanita pascamenopause yang secara rutin mengonsumsi makanan kaya kalium memiliki risiko lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang sama sekali tidak mengonsumsi makanan kalium.

4. Tingkatkan stamina latihan

Memang, minuman olahraga dapat membantu menggantikan elektrolit yang hilang atau cairan tubuh. Sayangnya, minuman jenis ini biasanya mengandung gula dan bahan buatan lainnya. Sebagai gantinya, Anda bisa makan pisang sebelum berolahraga.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pisang dapat digunakan sebagai bahan utama minuman olahraga untuk menggantikan elektrolit yang hilang. Bahkan, buah ini dikenal menawarkan manfaat lebih dari minuman olahraga biasa karena mengandung kalium, karbohidrat, serat dan vitamin B-6 alami.

5. Kaya akan magnesium

Magnesium adalah mineral yang memastikan bahwa setiap organ dan sistem di dalam tubuh berfungsi secara normal. Magnesium penting untuk pembentukan protein, pemeliharaan fungsi otot dan saraf, produksi energi dan kontrol gula dan tekanan darah.

Kebiasaan minum, riwayat diabetes tipe 2, gangguan pencernaan, dan asupan makanan yang buruk dapat meningkatkan risiko kekurangan magnesium. Sementara kekurangan magnesium dapat mengurangi nafsu makan, itu dapat menyebabkan mual, muntah, kesemutan, meningkatkan risiko kejang, migrain, osteoporosis, dan aritmia jantung.

Tapi kamu tidak perlu khawatir. Alasannya adalah pisang kaya akan magnesium. Sediakan Dua buah pisang yang masing-masing mempunyai ukuran sedang dan pastinya akan mengandung 16% dari kebutuhan magnesium harian Anda. Menambahkan pisang ke dalam diet Anda dapat mencegah Anda mengalami kekurangan magnesium.

6. Sumber mangan yang baik

Meski jarang terdengar, mangan adalah mineral yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Mangan membantu memetabolisme karbohidrat, kolesterol, dan asam amino dalam tubuh manusia. Selain itu, kandungan mineral ini juga dapat berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan penyembuhan luka.

Mangan juga dianggap dapat mencegah migrain, mengurangi risiko komplikasi kehamilan, dan mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengalami osteoporosis memiliki lebih sedikit mangan dalam tubuh daripada wanita yang tidak menderita osteoporosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *